Thursday, April 28, 2011

Gulf of Mexico Horizon Blow Out

Ini adalah rangkuman mengenai tugas ALP, hanya dua plug yang keren analisanya, Plug K sama Plug L, ga tau mereka beneran nganalisa atau copy paste dari internet, secara pas ane bikin nih tugas ada plug yang comot dari internet, bahas inggris, trs asal di edit pake google translator..malu2in sumpah -__-

Oke, disini adalah hasil karya dari plug K sama L yang sory, menurut ane alay abis, terlihat dari penampakan mereka di foto antar plug. Mereka itu calon engineer, bukan boyband.

Untuk pertama kali nya, raksasa perminyakan British Petroleum (BP) mengalami kerugian besar sejak tahun 1992. Sejarah buruk pengeboran lepas pantai pun kembali tercatat sejak meledaknya anjungan Deepwater Horizon di Teluk Meksiko, beberapa km dari Lousiana, Amerika Serikat, 20 April 2010 lalu yang menewaskan 11 pekerja dan menyebabkan tumpahan minyak secara besar-besaran. Kerugian ekonomi dan kerusakan ekosistem di Teluk Meksiko pun menambah parah dampak bencana ini.

Hingga saat ini, satu tahun setelah tragedi yang menewaskan 11 orang itu, bangkai hewan-hewan laut yang diselimuti minyak masih sering ditemukan di pantai-pantai yang tercemar. Dan kini 120.000 orang menanti kompensasi akibat tragedi itu.
Tragedi ini disebabkan karena meledaknya anjungan Deepwater Horizon di Teluk Meksiko, kemudian tenggelam, sehingga menyebabkan tumpahnya minyak ke Teluk hingga 5 juta barrel per harinya. Sekitar 48,000 orang masih bekerja untuk memperbaiki lingkungan yang tercemari minyak.
Usaha penutupan kebocoran sumur sudah dilakukan oleh BP, diantaranya pembangunan katup semen dengan menerjunkan kapal selam robot ke titik kebocoran, melakukan pengeboran miring (relief well) untuk mencapai titik kebocoran kemudian menutupnya secara permanen, dll. Dan akhirnya, setelah empat bulan pengeboran relief well, pemboran miring BP berhasil menutup kebocoran. Langkah penutupan ini disesuaikan dengan teori mud engineer, yang mana mula-mula dibuat sumur alternatif untuk mencapai titik kebocoran, kemudian dipompakan lumpur berdensitas berat (lebih berat dari minyak yang menyembur) untuk menekan balik arus semburan lalu menutup kebocoran secara permanen dengan memompakan semen ke dalam sumur. Di sisi lain, usaha untuk membersihkan tumpahan minyak di teluk meksiko diantaranya: penyedotan minyak oleh kapal tanker, pengalihan minyak ke laut yang jauh dari pemukiman penduduk kemudian membakarnya, dll. Pemerintah Amerika Serikat menyatakan (BBC.com, 17 september 2010) bahwa tiga perempat total tumpahan minyak telah berhasil dibersihkan, dan seperempat nya lagi secepatnya akan selesai
Pemerintah menuntut tanggung jawab BP dan instansi-instansi terkait atas peristiwa ini. Akibat bencana itu BP mengalami kerugian US$40,9 miliar atau sekitar Rp 384 triliun. Perusahaan ini juga menyediakan US$20 miliar atau hampir Rp172 triliun untuk membayar ganti rugi kepada masyarakat, pemerintah AS dan untuk perbaikan lingkungan yang tercemari minyak.

Kronologi Bencana

1. Sumur telah mencapai kedalaman 13.293 ft di bawah dasar laut. Rangkaian terakhir casing produksi telah dimasukkan dari well head ke dasar formasi dan disemen pada tanggal 19 April 2010.

2. Hanya 51 barel semen yang digunakan dalam proses penyemenan ini. Hal tersebut berati ada masalah dalam penyemenan antara production casing 7 inch dengan 9 7/8-inch protection casing (Gambar 2).
3. Terjadi loss circulation. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas reservoir yang baik, tekanan rendah atau keduanya, dan dapat mengakibatkan lubang sumur membesar serta menyebabkan sulit untuk membuat cement seal yang baik antara casing dan formasi. Hal tersebut juga tidak bisa untuk memastikan efektivitas cement seal tanpa menjalankan cement bond-log, dan hal tersebut tidak dilakukan.

4. semen yang mengandung aditif nitrogen dimasukkan untuk membuat semen lebih ringan sehingga akan lebih mudah mengalir dan menutup daerah antara casing dan zona lost circulation-washout. Ini juga mungkin telah berkurang efektivitasnya penyegelan. Gas dari reservoir mungkin telah diencerkan viskositas semen.

5. Sambil menunggu sekitar 20 jam untuk semen mengering pada tanggal 20 April, para kru mulai menggantikan fluida pemboran (lumpur) di dalam sumur dan riser dengan air laut sebelum mengatur cement plug dan bergerak dari lokasi. Lumpur ini dipompa ke dalam tangki di permukaan, dan kemudian untuk platform pasokan kapal rig berikutnya (kapten yang memberikan bukti sebelum sidang MMS minggu terakhir).

6. Air laut jauh lebih ringan dari lumpur pemboran jadi ada gaya tekan ke bawah yang kurang di dalam lubang sumur untuk menyeimbangkan aliran gas dari reservoir. Supervisor pengeboran tahu bahwa ada gas di cairan pengeboran karena flare. Dapat dilihat di Gambar 3.

7. Chart parameter pengeboran selama dua jam terakhir sebelum ledakan menunjukkan bahwa riser dan pada kedalaman di atas 3.000 kaki dari lubang sumur itu sepenuhnya telah tergantikan oleh air laut pada pukul 20:00 tanggal 20 April, dan kru mulai mensirkulasikan fluida pengeboran 10 menit kemudian(20:10), volume mud pit mulai meningkat karena masuknya gas (Gambar 4).Volume meningkat begitu banyak, dari grafik terlihat terjadi empat kali poeningkatan volume. Ketika kru berhenti memompakan fluida pemboran pada 21:08, volume mud pit menurun dan hal ini menurunkan kekhawatiran terhadap masuknya gas.

8. Pada pukul 21:30, mereka menghentikan proses pemompaan fluida pemboran dan sirkulasi, tetapi volume lubang terus meningkat (Gambar 5). Tekanan stand pipe meningkat dan menurun dua kali 21:30-21:42 (tekanan stand pipe umumnya menunjukkan bottom hole pressure). Proses ini bersamaan dengan peningkatan volume yang stabil di mud pit, menunjukkan bahwa lonjakan gas memasuki fluida pengeboran dari kolom gas di bawah wellhead, dan di luar casing produksi 7-inci. Gas mungkin telah masuk pada saat proses penyemenan di dekat bagian bawah sumur yang tidak sempurna dan, sekarang, gas telah mencapai seal dan pack off untuk memisahkan dari riser di dasar laut

9. Pada 21:47, tingkat tekanan stand pipe dan volume mud pit mulai melonjak tinggi, dan aliran air terukur di permukaan. Dan dimulailah blow out.Antara 21:47 dan 21:49 gas di luar casing produksi 7-inci masuk ke dalam casing dan menembus seal well head dan pack-off yang memisahkan lubang sumur dari riser. Seketika, Gas mendorong air ke luar dari riser sampai ke crown block. Kemudian, gas terbakar dan meledak.

CARA PENANGGULANGAN
Prosedur Top Kill
Tujuan Utama dari proses top kill ini adalah memompakan lumpur pekat (heavy mud) ke dalam sumur sehingga dapat mengurangi tekanan dan kemudian aliran dari sumur diharapkan akan berkurang. Sekali kill mud telah berada didalam sumur dan sumur padam, maka kemudian akan diikuti oleh pemberian semen untuk menutup kebocoran.
Dalam rangka penerapan prosedur top kill ini, diperlukan peralatan dengan kemampuan pompa (killing rate) yang setinggi mungkin, yang mana hal ini tidak menyangkut dengan flow rate minyak dari dalam sumur, peralatan pompa ini untuk memaksa lumpur mengalir masuk kedalam sumur. Metode ini akan dikombinasikan dengan penggunaan fluida pengeboran yang pekat (heavy drill fluid) yang dirancang untuk menghentikan aliran sumur pada akhirnya. Hal ini belum pernah dilakukan sebelumnya untuk kedalaman laut seperti ini. Hal ini akan sangat rumit – dan melibatkan beberapa prosedur yang rumit berjalan bersamaan.

Penampakan anak anak minyak alay yang merasa diri mereka boyband

Tambah merasa diri mereka rocker

Itu dua plug yang dapet kesempatan mejeng di blog gw, buat plug lainnya, sorry yee, bukan berarti analisa kalian jelek dan ga mutu, tapi emg ada yg ga mutu gara2 ngasal masukin di google translator, sakit ati aku kalian kayak ga niat ngerjain tugas :p

tetep semangat yaa..jangan alay2 kalo jadi orang, belajar buat responsi! :D

P.V=n.R.T means with ideal woman! :D Hell yeah!

Ada yg tau maksud judul itu?

Iya, itu merupakan hukum gas ideal, Gas pada dasarnya sangat rumit jika untuk dipelajari secara konservatif. Karena itu perlu penyederhanaan tersendiri. Dengan menganggap gas sebagai gas ideal, kamu akan menyederhanakan dalam mempelajari gas.
Gas ideal adalah gas yang memenuhi beberapa syarat tertentu. Gas ideal memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut:
1. Jumlah partikel gas banyak sekali tetapi tidak ada gaya tarik menarik antar partikel
2. Semua partikel bergerak dengan acak
3. Ukuran gas sangat kecil bila dibanding dengan ukuran wadah, jadi ukuran gas diabaikan
4. Setiap tumbukan yang terjadi bersifat lenting sempurna
5. Partikel gas terdistribusi merata pada seluruh ruang dalam wadah
6. Partikel gas memenuhi hukum newton tentang gerak

Itulah kriteria kriteria untuk memenuhi hukum gas ideal, namun sayang dalam kehidupan nyata sebenarnya tidak ada gas ideal, ini hanya permisalan saja.

Seperti wanita, semua itu hanya permisalan, dan hanya ada dalam dunia imaginer seorang pria yang berharap mendapatkan wanita terbaik di dunia ini.

Di dunia ini, ga ada gas yang ideal, selalu ada yang namanya Z factor atau faktor koreksi untuk mendapatkan nilai gas yang tepat. Gas akan selalu mengalami perubahan dalam keadaan pressure dan temperature yang berbeda. Itulah gas.

Begitu pula wanita, ga ada wanita yang sempurna di dunia ini, secantik apapun wanita, pasti ada sisi ga cantiknya, sekuat apa pun wanita, pasti ada sisi lemahnya, dan secerdas apapun wanita pasti ada sisi bodohnya, dan sekali lagi, itulah wanita. Dalam membentuk wanita dengan kondisi ideal, dibutuhkan pula Z Factor untuk membuat wanita bener bener menjadi wanita yang sempurna.

Jujur, saya pribadi juga berharap bisa dapatkan wanita yang ideal, dan wanita ideal saya pasti berbeda dengan wanita ideal2 pria pria lain di dunia. Seperti gas, gas pun juga memiliki kriteria di tempat satu dengan tempat lainnya. Bisa di "Kondisikan" sama asal harus ada kondisi yang diatur disana. Apapun itu, sekali lagi seperti wanita, semua butuh pengkodisian yang berbeda beda.

Mendambakan mendapatkan calon istri seorang dokter berjilbab sholehah, berperawakan seperti gitar spanyol, toefl minimal 450, pinter masak, cantik, dan berwawasan luas. Alay kan kriteria gw tentang wanita? Mungkin itu adalah kriteria wanita ideal menurut pendapat gw, tapi ga ada kata ideal, bakal sulit naudzubillah buat ngedapetin seorang dokter. hahahaha.. Siapapun nanti saya udah ga bawel kok buat masalah pasangan hidup, ikhlaaasss..ga mau macem2. karena saya sadar, wanita ideal hanya ada di surga, bidadari di surga :)

Yaah, bagaimana pun nanti, seandainya memang tidak ada wanita yang memenuhi kriteria PV=nRT, saya akan berusaha menjadi Z factor terbaik untuk dia, saya akan mencoba tutupi semua kelemahannya dengan semua yang saya punyaa. ceilaaah.

yaaah, P.V=n.R.T means with ideal woman! :D Hell yeah!
Inilah gas ideal menurut penulis, pantes ga? itu foto mantan gw, tangan kanan di pundaknya itu tangan gw, gw ga mau sombong aja, jadi gw crop XD

Monday, April 25, 2011

Jawaban dari Pertamina atas Blok Madura :)

Pertamina Siap Kelola West Madura Offshore

Jakarta, 16 April 2011 – Komitmen Pertamina untuk mengelola West Madura Offshore (WMO) telah disampaikan kepada Pemerintah sejak 2 tahun lalu sebelum berakhirnya kontrak 6 Mei 2011, tetapi hingga saat ini belum ada keputusan pasti tentang pengelolaan blok tersebut. hal inilah yang menyebabkan terus menurunnya produksi dilapangan tersebut dari 19.000 barrel/hari menjadi hanya 14.000/hari. Pertamina juga telah menyiapkan sumber daya manusia untuk masa transisi pengelolaan WMO dan untuk pengembangan lapangan tersebut Pertamina menawarkan target perolehan produksi hingga 30.000 barrel/hari. Dari total alokasi belanja modal sektor hulu Rp. 28,4 trilyun, Pertamina telah mencadangkan alokasi untuk pengembangan WMO dengan skema pengelolaan 100%. Pengelolaan dan pengembangan WMO tidak jauh berbeda dengan konsep pengambangan yang dilakukan Pertamina untuk Lapangan Offshore North West Java (ONWJ) yang saat ini produksinya berhasil ditingkatkan dari 21.000 barrel per hari menjadi 30.000 barrel per hari minyak dan 200 juta kaki kubik (MMSCFD) gas pada saat ini.

Pertamina merupakan satu-satunya perusahaan minyak di Indonesia yang berhasil meningkatkan produksinya dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2010 produksi Pertamina mencapai 190,7 ribu barrel/hari minyak dan 1.458 juta kaki kubik gas per hari atau ekuivalen 443,5 ribu barrel oil ekuivalen.

Pada 2011, target produksi Pertamina 208 ribu barrel/hari minyak dan produksi 1.520 juta kaki kubik gas perhari atau ekuivalen 470,31 ribu barrel oil equivalen. Untuk tetap mempertahankan pertumbuhan produksi dan penambahan cadangan baru pada tahun 2011, Pertamina menargetkanmeliputi pengeboran eksplorasi 76 sumur dan 221 sumur pengembangan.

Pertamina mempunyai success story dalam meningkatkan produksi minyak di blok-blok yang telah diambil alih, misalnya di Blok Limau yang sebelumnya dikelola oleh Talisman saat ini produksinya meningkat dari 6000 barrel/hari menjadi 11.300 barrel/hari setelah diambil alih Pertamina. Demikian juga Blok Sanga sanga – Tarakan yang sebelumnya dikelola oleh Medco meningkat dari 4.300 barrel/hari menjadi 7.500 barrel/day, Blok Sukowati yang dikelola Pertamina dengan Petrochina meningkat dari 40.000 barrel/day menjadi 48.000 barrel/hari.

Pada 2011, Pertamina mengalokasikan belanja modal sebesar Rp. 37,1 Trilyun atau meningkat 86,4% dibandingkan prognosa 2010 sebesar Rp. 19,9 Trilyun. Belanja modal ini 76,4% atau sebesar Rp. 28,4 Trilyun akan dibelanjakan untuk sektor hulu dan 23,6% lainnya untuk pengembangan di sektor hilir. Untuk mencapai target tersebut Pertamina akan terus mempercepat transformasi yang sedang berjalan melalui peningkatan pertumbuhan cadangan dan produksi minyak, gas dan panasbumi di sektor hulu, meningkatkan added value di pengolahan dan lebih ekspansif di pemasaran produk-produk unggulan di sektor hilir.

Surat Terbuka Pekerja PERTAMINA Kepada Presiden RI Tentang Pengelolaan Blok Offshore West Madura

Surat Terbuka Pekerja PERTAMINA Kepada Presiden RI Tentang Pengelolaan Blok Offshore West Madura

Written by FSPPB Publication
Rabu, 20 April 2011

Sehubungan dengan akan berakhirnya kontrak PSC-JOA Offshore West Madura pada tanggal 06 Mei 2011, Pekerja PERTAMINA dalam wadah Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyampaikan harapan dan tuntutan kepada Negara melalui Bapak Presiden sebagai Kepala Pemerintahan agar Pengelolaan blok Offshore West Madura diserahkan sepenuhnya kepada PERTAMINA dengan pertimbangan dan alasan sebagai berikut :

1. Bahwa kebijakan dan komitmen strategis Pemerintah untuk menjadikan PERTAMINA sebagai pemegang kedaulatan dan kemandirian (to play a key role) migas Indonesia sudah seharusnya ditunjukkan dengan mengamanatkan PERTAMINA sebagai pengelola blok strategis di Indonesia sebagaimana dimaksud LOI Pemerintah Indonesia – IMF tanggal 20 Januari 2000 article no. 82, PP 35/2004 Pasal 5, PP 34/2005 Pasal 14 dan 28, serta UU 22/2001 Pasal 2, Pasal 3, dan Penjelasan Pasal 61.

2. Bahwa pengelolaan blok Migas dengan potensi cadangan minyak sebesar 22,22 juta barrel dan gas sebesar 219,8 BCFG akan mempercepat PERTAMINA menjadi Perusahaan yang ideal dan kuat dengan adanya keseimbangan pengelolaan sektor hulu dan hilir PERTAMINA yang merupakan strategi bisnis migas dunia.

3. Bahwa Offshore West Madura adalah blok dengan kategori berisiko “sedang” sehingga Pekerja PERTAMINA memiliki kemampuan dan pengalaman teknis - menajerial yang lebih dari cukup untuk pengelolaan Blok dimaksud.

4. Bahwa Pekerja PERTAMINA sangat sadar dan bangga akan kemampuannya untuk menjadi salah satu pilar bangsa yang berkontribusi untuk kemakmuran rakyat Indonesia sehingga mengelola blok Offshore West Madura akan semakin meningkatkan kinerjanya seperti yang dibuktikan dengan kemampuan PERTAMINA meningkatkan produksi sepanjang tahun termasuk lapangan-lapangan yang diakusisi seperti Onshore West Jawa (22.000 vs 32.000 bopd), Tarakan Kaltim (4.300 vs 5.400 bopd ), dan Limau Sumsel (6.000 vs 12.000 bopd).

5. Dalam hal Pemerintah memandang perlu adanya kerja sama pengelolaan blok Offshore West Madura dimaksud dengan pihak lain, maka pemberian share sampai 50persen dari 100persen PI (kepemilikan) awal PERTAMINA atas blok dimaksud kepada pihak lain akan mendapatkan dana segar sebesar USD 1 Milyard yang jauh lebih besar daripada memperpanjang kontrak KODECO & CNOOC yang hanya memberikan USD 10 Juta kepada Negara sebagai signature bonus.

6. Pemberian pengelolaan blok migas kepada pihak lain berpotensi tidak akan meningkatkan produksi karena mendapatkan selembar kertas kontrak/konsesi cukup untuk mendongkrak nilai saham perusahaannya sehingga peningkatan volume produksi yang riil menjadi tidak penting dan pada akhirnya target sektor migas menjadi salah satu pilar perekonomian Indonesia akan menjadi tidak berarti.

7. Aroma “permainan” sangat kental dalam penetapan pengelolaan blok Offshore West Madura ini karena BPMIGAS sebenarnya telah menetapkan PERTAMINA sebagai OPERATOR sesuai dengan suratnya nomor 238/BP00000/2003-S0 tanggal 05 Mei 2003, namun kenyataannya pihak lain yang menjalankan tugas sebagai operator sehingga perlu diinvestigasi lebih lanjut.

8. Bahwa konstelasi yang berkembang dalam pengelolaan blok Offshore West Madura ini terindikasi mengarah kepada permainan bisnis yang kotor dan jauh dari semangat untuk memenuhi kepentingan/kemakmuran Rakyat Indonesia karena bagaimana mungkin ada perusahaan yang mau mengambil saham pemegang kontrak yang waktunya hanya tersisa dua bulan lagi (terminasi 06 Mei 2011) tanpa adanya janji-janji dari pihak tertentu.

Demikian usulan ini disampaikan kepada Bapak Presiden RI untuk dapat menjadi pertimbangan pengelolaan blok Offshore West Madura sepenuhnya kepada PERTAMINA (PI 100persen) sebagai bentuk komitmen terhadap kemandirian pengelolaan energi nasional dalam rangka membangun bangsa dan negara yang berdaulat dan kuat.

Melalui surat terbuka ini juga FSPPB menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh begitu banyak LSM/ORNOP, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Serikat Pekerja di Lingkungan Migas, Serikat Pekerja di Lingkungan BUMN, dan Lembaga/Kelompok Masyarakat/Profesional lainnya terhadap perjuangan penguasaan blok Offshore West Madura ini.

FSPPB percaya bahwa bentuk dukungan nyata dari semua pihak akan bermanfaat dan perlu dikonsolidasikan lebih lanjut untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

Demikian surat terbuka ini disampaikan sebagai amanah organisasi FSPPB untuk mampu menjadi salah satu bagian terpenting yang peduli terhadap nasib bangsa dan senantiasa waspada terhadap pihak manapun yang hanya ingin mendapatkan keuntungan di atas kerugian negara.

Terima kasih atas perhatiannya.

Jakarta, 20 April 2011

Presiden, Ketua Tim Delapan
Ugan Gandar Faisal Yusra


Sumber: Milis Migas Indonesia

bagaimana Pendapat anda?

Sunday, April 24, 2011

Were we born as a mud engineers?

Kunci jawaban minggu ini tentang swab and surge pressure aja yee :P
yang lain soale dah bener semua, dan slide jawabane ada di septian christiantoro, minta langsung ke dia. Mu di uplod ke 4shared gagal terus soale.

Disini saya akan memberikan sedikit gambaran mengenai responsi dan soal soal pre-test dari praktikum minggu terakhir.

1. Praktikum minggu terakhir adalah mengenai oil base mud, HPHT fiter press, sama rolling oven.

2. Akan diberi kesempatan buat re-practice alat2 praktikum sebagai persiapan responsi.

3. Responsi akan dilakukan 2 jenis ujian, praktek dan teori. Ujian praktek akan dilakukan 1 minggu, dimulai setelah ujian UTS. Dengan jadwal sesuai jadwal praktikum. Di hari sabtu/minggunya akan dilakukan ujian tertulis secara serentak. Info lebih lanjut tunggu mas admin.

4. Jenis ujian praktek akan berbeda dengan praktikum2 sebelumnya. Nantinya akan ada kombinasi dari teori dan praktek sebagai seorang mud engineer.
Misal: Kita minta dibuatkan lumpur dengan densitas 9.2 ppg! Cari sendiri formulanya, berapa barite yang dibutuhkan untuk mencapai 9.2 ppg (ada di tugas mingguan caranya). Atau soal praktek bisa seperti ini, Tekanan formasi lumpur 1250 Psi, buatkan lumpur yang bisa mencegah terjadinya kick maupun loss circulation.

5. Untuk ujian tertulis soal terdiri dari 100 buah dan dikerjakan dalam 2 jam. waktu dan tempat menyusul.

6. Soal2 pre-test minggu depan akan diambil dari soal2 mingguan, jadi belajar semua yaa.

7. Untuk tugas mingguan, buat makalah 1 lembar full tulisan mengenai kasus blow out di Horizon, gulf of mexico, kirim via email ke afif_vincent_bagus@yahoo.co.id dalam bentuk word, tampilkan foto2 rig yang blow out, dan ulas mengenai cara penanggulangannya dari sudut pandang seorang mud engineer. Lampirkan foto 1 plug, nanti ulasan terbaik+foto 1 plug akan saya tampilkan di blog saya dan dapet nilai tugas mingguan 90. Selama ini, nilai tugas mingguan maksimal hanya 80. :p yang gak ngumpulin nilai praktikum terancam maksimal B. Dikumpulkan maksimal Jumat, 29 April 2011 pukul 00.00 WIB. Yang telat mati lah :p.

8. Ada pertanyaan langsung hubungi saya.

Friday, April 22, 2011


METODE DARCY

Asumsi = Aliran/fasa

     Stedy state

     Aliran radial

     Homogeny


 

Q = 7,08 . 10-3 K.h (Pr - Pwf)

    Âµ0 . Bo (ln re/rw + S – 0.75)


 

J = 7,08.10-3 k.h

    Âµ0 . Bo (ln re/rw + S-0,75)


 

Q =    J (Pr - Pwf)

Q =    PI (Pr-Pwf)


 

ket :     K : permeabilitas (MD)

    h : ketebalan formasi (Ft)

    Pr: tekanan reservoir (Psi)

    Âµ0: Viskositas oil (Cp/p)

    Pwf: tekanan air dasar sumur (Psi)

    Bo: Faktor volume formasi minyak (BBL/STB OIL)

    re: jari-jari pengurasan (acre)

    rw: jari-jari sumur (Ft)

    S : Skin (dimension)


 

IPR (INFLOW PERFORMANCE RELATIONSHIP)

Adalah perilaku aliran fluida dari reservoir ke dasar sumur. Hal ini terjadi pada kondisi alirannya 2 fasa.

Terjadinya aliran 2 fasa apabila adanya perubahan temperature dan tekanan dimana tekanan berada di bawah tekanan titik kritik (critical point).

Metode yang dilakukan pada IPR :

  1. Vogel
  2. Standing
  3. Horizon
  4. Fetkhovich
  5. PS
  6. Shell

 

IPR metode Vogel memiliki asumsi-asumsi sebagai berikut :

  1. Aliran 2 fasa
  2. No skin (ini adalah kelemahan Vogel)
  3. Open hole
  4. Steady state (bentuk aliran)
  5. Homogeny (Radial)

 

Fungsi dari kurva IPR adalah untuk mengetahui kondisi sumur dengan mengetahui Pr, Qmax dan Pwf maka akan diperoleh Qo.

Yang membedakan metode IPR dengan ayang lain adalah :

  1. Skin
  2. Stedy state (aliran/jenis aliran)
  3. Radius pengurasan

 

BERSAMBUNG……….

Wednesday, April 20, 2011

Srikandi Perminyakan? Kenapa Tidak?

hari ini, 21 April 2011, tepat memperingati hari Kartini di Indonesia.


Siapa ibu kartini? Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April tahun 1879 di kota Jepara, Jawa Tengah. Ia anak salah seorang bangsawan yang masih sangat taat pada adat istiadat. Setelah lulus dari Sekolah Dasar ia tidak diperbolehkan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi oleh orangtuanya. Ia dipingit sambil menunggu waktu untuk dinikahkan. Ia ingin menentang tapi tak berani karena takut dianggap anak durhaka. Untuk menghilangkan kesedihannya, ia mengumpulkan buku-buku pelajaran dan buku ilmu pengetahuan lainnya yang kemudian dibacanya.

Akhirnya membaca menjadi kegemarannya, tiada hari tanpa membaca. Semua buku, termasuk surat kabar dibacanya. Kalau ada kesulitan dalam memahami buku-buku dan surat kabar yang dibacanya, ia selalu menanyakan kepada Bapaknya. Melalui buku inilah, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir wanita Eropa (Belanda, yang waktu itu masih menjajah Indonesia). Timbul keinginannya untuk memajukan wanita Indonesia. Wanita tidak hanya didapur tetapi juga harus mempunyai ilmu. Ia memulai dengan mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajarkan tulis menulis dan ilmu pengetahuan lainnya. Ditengah kesibukannya ia tidak berhenti membaca dan juga menulis surat dengan teman-temannya yang berada di negeri Belanda. Tak berapa lama ia menulis surat pada Mr.J.H Abendanon. Ia memohon diberikan beasiswa untuk belajar di negeri Belanda.

Beasiswa yang didapatkannya tidak sempat dimanfaatkan Kartini karena ia dinikahkan oleh orangtuanya dengan Raden Adipati Joyodiningrat. Setelah menikah ia ikut suaminya ke daerah Rembang. Suaminya mengerti dan ikut mendukung Kartini untuk mendirikan sekolah wanita. Berkat kegigihannya Kartini berhasil mendirikan Sekolah Wanita di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Ketenarannya tidak membuat Kartini menjadi sombong, ia tetap santun, menghormati keluarga dan siapa saja, tidak membedakan antara yang miskin dan kaya.

Pada tanggal 17 september 1904, Kartini meninggal dunia dalam usianya yang ke-25, setelah ia melahirkan putra pertamanya. Setelah Kartini wafat, Mr.J.H Abendanon memngumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada para teman-temannya di Eropa. Buku itu diberi judul “DOOR DUISTERNIS TOT LICHT” yang artinya “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Itulah sedikit prolog dari hari kartini hari ini, lantas apa hubungannya dengan tagline kita? "Srikandi Perminyakan"

Hmm..Dunia perminyakan merupakan pekerjaan yang keras dan berbahaya, bahkan bisa dibilang merupakan pekerjaan yang kotor. Dengan pekerjaan yang penuh risk dan selalu berdampingan dengan maut.

Mayoritas orang2 yang belajar ataupun ingin terjun di dunia perminyakan ini adalah "pria", secara banyak timbul stigma bahwa pria itu kuat dan perkasa, bukan karena minum obat kuat, tapi emang dasarnya Pria ditakdirkan untuk lebih perkasa.

Tanpa mempertimbangkan hal tersebut, mari kita bahas mengenai wanita.

Wanita, merupakan makhluk teraneh di dunia, memang ini merupakan subjektifitas penulis, tapi itulah realita, mungkin 8 dari 10 pria yang saya ajukan pertanyaan ini akan menjawab hal yang sama dengan saya.

Wanita itu diciptakan sensitif, perasa, plin plan, emosian, dan tidak bisa berfikir logis. Maaf, bukan berarti saya mendeskritkan jelek wanita, tapi itulah realitanya, coba buat pria2 yang punya pacar, kalo pacar anda sedang kedatangan tamu bulanan, apa yang terjadi? pasti anda semua akan menjadi 100x lebih sabar dalam menghadapi wanita. Karena wanita ingin dimengerti kalo kata AdaBand. (saya berpengalaman dalam hal ini, walau cerita lama..hahaha..)

lanjut,
tapi jangan salah, jangan dipikir wanita tidak menderita, tiap kedatangan tamu bulanan, wanita akan selalu mengeluh karena sakitnya tamu yang melilit mereka, bayangkan kalo pria2 jg merasakan itu, hadeeeh..penulis sendiri kayake gak betah deh kalo suruh kek gitu, jadi pahala wanita itu banyak, hargai wanita yang selalu menahan rasa sakit yang melilit perutnya di tiap bulan.

Naah, wanita selalu diidentikan dengan hal hal yang lembut, Mall, anti kerja kasar, selalu bekerja bersih, rapi, wangi, cantik, dengan muka penuh make up di tiap pagi, dsb. Mungkin bs dibilang untuk itulah wanita diciptakan, "Berdandan dan belanja"
-___-"

maka setiap kami bertemu dengan univ2 lain di seluruh dunia, kami selalu bertanya "berapa ceweknya disana?", dan yang ga penting pertanyaannya "cakep2 ga cewek minyak disana?"

Itulah pertanyaan yang selalu muncul apabila kita bertemu dengan rekan2 Petroleum Engineering dari Univ2 lain.
Dan Hampir semua menjawab sama, sekitar 20% di tiap angkatan, jumlah wanita nya.

Wanita memang diciptakan fantastis, dengan sifat2 mereka yang aneh tersebut, mereka pun sanggup survive di dunia perminyakan yang terkenal keras ini, tidak sedikit posisi di Industry Oil and Gas ditempati oleh makhluk bernama wanita.

Evita Herawati Legowo Dirjen Migas,
Karen Agustiawan Dirut Pertamina (Persero), Farida Zed Kepala Pusat Data dan Informasi ESDM, Marolijn Wajong President Santos Indonesia. Belum lagi engineer engineer di lapangan, ada puluhan bahkan ratusan makhluk bernama wanita yang memegang kendali sebagai Sr. Reservoir Engineer, Sr. Production Engineer, atau bahkan Sr. Drilling Engineer yang notabene sering dimonopoli oleh pria. Belum di Services company seperti Schlumberger, Halliburton, Baker Hughes yang juga banyak wanita ikut berkecimpung didalamnya.

Dan jangan dipikir mereka tidak bisa apa2, mereka juga bisa menjadi leader di bidangnya masing masing, dan dihargai dengan basic salary yg bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Mereka kuat, cantik, fashionable, pintar, dan bisa kalahkan pria. itu objektifitas penulis melihat rekan2 penulis yang bergelut di dunia perminyakan.

Di UPN, di ITB, di UIR, di STT Migas balikpapan,di Trisakti apa lagi yang sudah menjadi rahasia umum di kalangan mahasiswa Teknik Perminyakan di Indonesia kalo ceweknya cakep cakep (berdasar survey nih, jd jgn protes..hahaha..) dan dimana aja..Wanita sudah mulai berani mengambil ranah yang dulunya dikuasai oleh para Pria.



Lihat kan foto2 diatas, mereka cantik, tapi mereka pun sanggup bekerja di lapangan, masak cowok aja kalah :p

jangan takut bersaing di Oil and gas Industry, They won't ask u, what kind of gender u're? Where do u come from? but they will ask u, what can u do for me?

jangan merasa kecil rekan rekanku yang bergender wanita, kalian juga bisa sukses kok, sapa tau nantinya kalian bisa jadi atasanku, no one knows about it, keep fighting, ini adalah jalan kalian. Ada celetukan dari rekan saya, dari Teknik Perminyakan trisakti, dia cewek, pake Jilbab, badane kecil, dia ngomong, "saya akan jadi Drilling Engineerwati" Lucu memang, tapi itulah mimpi dia, dan setelah saya ajak berdiskusi tentang dunia bikin lubang alias drilling, amat sangat nyambung, dan dia sangat interest, padahal dia 1 tahun dibawah saya, salut laah.

Kejarlah mimpi kalian wahai keturunan hawa, walau kalian diciptakan dari tulang rusuk Adam, namun, jika ada keinginan, disitu pasti ada Jalan. Kalian pasti bisa jadi hebat, melebihi kaum pria. :)

jangan lupa doa dan meminta kepada-Nya, terus berusaha.

Selamat hari Kartini buat semua srikandi srikandi perminyakan indonesia, semoga Allah bersama kalian dan memeluk mimpi2 indah kalian. :)

jadi, menjadi srikandi perminyakan? Kenapa tidak? hahahaha